Jumat, 11 Maret 2016

Belajar Ikhlas, Mungkin Sulit Tapi Bukan Berarti Tidak Mungkin !!!


بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ



Asslamualaikum wr. wb.
Selamat berkunjung di blog saya, kali ini saya akan membahas sedikit tentang belajar ikhlas.


      Berlatihlah untuk ikhlas, walaupun awalnya terpaksa,
walaupun awalnya ogah-ogahan, namun insya Allah keikhlasan itu akan muncul.

Kalau semata-mata hidup kita untuk Allah maka apapun itu yang terjadi insya Allah yang terbaik untuk diri kita, asal kita melakukan apapun

itu untuk mencari keridhaan Allah semata.


MAKNA IKHLAS
        Sebelum belajar ikhlas ada baiknya kita mengetahui apa makna dari Ikhlas. Ikhlas artinya memurnikan tujuan bertaqarrub kepada Allah subhanallah wa ta'ala dari hal-hal yang mengotorinya. Ikhlas juga berarti menjadikan Allah Subhanallah wa ta'ala sebagai satu-satunya tujuan dalam segala bentuk ketaatan atau mengabaikan pandangan makhluk dengan cara selalu berorientasi hanya kepada Allah Subhanalah wa ta'ala.
    Hal ini hanya akan dapat datang dari seseorang yang mencintai Allah Subhanallah wa ta'ala dan menggantung seluruh harapannya pada akhirat. Tidak tersisa tempat dihatinya untuk mencintai dunia. Seseorang yang dipenuhi oleh kecintaan kepada Allah Subhanallah wa ta'ala dan akhirat pasti seluruh aktivitas hariannya _mulai dari bangun tidur hingga ia tidur kembali_  merupakan cerminan dari cita-citanya untuk obsesi akhiratnya sehingga dilakukannya dengan keikhlasan.

Ada banyak hal yang dapat dilakukan agar bisa ikhlas, diantaranya: 
  1. Hendaklah tiap amalan yang dilakukan semata-mata mengharap ridho Allah. Hilangkanlah perasaan bahwa kita telah ikhlas melaksanakan suatu amalan karena hal ini dapat menjatuhkan kadar keikhlasan kita dihadapan Allah subhanallah wa ta'ala.
  2. Setiap akhtivitas harus sesuai dengan tuntunan syariat. Hal ini merupakan rel dalam beramal atau beribadah. Sejauh apapun kereta kita bergerak, kita tidak akan pernah sampai ke tujuan kita.
  3. Senantiasa ber-muhasabah (mengevaluasi diri). Apakah amalan-amalan yang dilakukan semata-mata hanya mengharapkan ridho-Nya atau masih menempel kepentingan-kepentingan lain yang menodai keikhlasan kita. Seringkali kita sulit untuk jujur terhadap diri sendiri sehingga kita lebih cenderung membela diri daripada menyalahkan diri sendiri.
  4. Senantiasa waspada terhadap tipu daya setan yang senantiasa menjuruskan kita kepada sifat riya. Kita harus menyadari bahwa setiap ikhtihar yang kita lakukan dalam menggapai keikhlasan, setan tidak akan tinggal diam. Perbaharui niat dalam segala hal semata-mata untuk meraih ridho-Nya. Mohonlah perlindungan dari Allah subhanallah wa ta'ala agar dijauhkan dari godaan setan. 
  5. Bertemanlah dengan orang-orang yang ikhlas dan mengikuti cara hidup mereka serta giat menuntut ilmu.
Berusahalah untuk senantiasa belajar Ikhlas karena Allah, perbanyaklah belajar untuk memperoleh keikhlasan itu. Karena ketika Ikhlas dijadikan hal berhaga, maka Insya Allah semuanya akan indah.
Sekian yang dapat saya tulis, semoga dapat memotivasi para pembaca dan sahabat yang sedang belajar ikhlas.
Wassalamualaikum wr.wb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar